PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, meresmikan Jembatan Gantung Langkap-Kramat pada Selasa (27/10/2026). Jembatan ini menjadi sarana penghubung vital antara Desa Langkap di Kecamatan Kertanegara dan Desa Kramat di Kecamatan Karangmoncol.
Acara peresmian yang berlangsung di area jembatan gantung tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Kepala Dinas se-Kabupaten Purbalingga, serta disaksikan langsung oleh ratusan warga dari kedua desa.
Dalam peresmian tersebut, anggota DPRD Kabupaten Purbalingga, Sumarsih, S.IP., M.Pd., membacakan sambutan tertulis dari anggota DPR RI, Rofik Hananto. Dalam sambutannya, Rofik menjelaskan bahwa jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Tambra ini memiliki panjang bentang sekitar 100 meter dan lebar 1,8 meter. Pembangunannya menelan anggaran sekitar Rp6 miliar dan memecahkan rekor sebagai jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Purbalingga.
Jembatan ini dirancang khusus untuk aksesibilitas pejalan kaki dan kendaraan roda dua, dengan daya tampung maksimal 40 orang secara bersamaan.
Bupati Purbalingga menegaskan harapannya agar keberadaan jembatan ini membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat. "Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi warga Desa Langkap dan Desa Kramat, serta masyarakat di Kecamatan Kertanegara dan Karangmoncol pada umumnya," pungkasnya di akhir acara.